Tak Hadir Bahas P-APBD 2023, Anggaran Pimpinan OPD Dicoret

Wali Kota Susanti Dewayani saat mengikuti rapat paripurna yang dipimpin ketua DPRD Siantar Timbul Marganda Lingga didampingi Wakil ketua Mangatas Silalahi Foto: IN/

PIMPINAN Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Siantar yang tidak menghadiri rapat pembahasan anggaran maupun rapat dengan komisi tentang Perubahan (P) APBD Siantar 2022, anggarannya harus dicoret.

Pernyataan itu disampaikan Ketua DPRD Siantar, Timbul Marganda Lingga saat memimpin rapat paripurna penyampaian Pengantar Nota P-APBD Siantar2022 yang dibacakan Wali Kota, dr Susanti Dewayani, Kamis (22/9/2022).

Bacaan Lainnya

”Kepada pimpinan OPD, dalam setiap pembahasan dengan badan anggaran maupun rapat dengan komisi, harus hadir bersama anggota DPRD lainnya. Kalau tidak coret saja anggarannya. Sudah jelas ya, kalau tidak hadir, coret saja anggarannya,” tegas Timbul Marganda.

Ketegasan itu menurutnya perlu dilakukan karena pimpinan OPD tersebut tidak peduli dengan program-program yang diusulkannya,” cecar Timbul dihadapan Wali Kota dr Susanti Dewayani dan para pimpinan OPD yang menghadiri rapat paripurna DPRD. “Jadi, kepada pimpinan OPD, saat rapat dengan DPRD harus hadir,.” tegasnya lagi.

Pernyataan Ketua DPRD Siantar Timbul Marganda Lingga tersebut mencuat setelah Wakil ketua DPRD Siantar, Mangatas Silalahi menyatakan saat rapat bersama DPRD beberapa hari sebelumnya, ada pejabat keluar masuk ruangan tanpa permisi.

”Pada rapat kemarin, ada pejabat yang keluar masuk ruangan tanpa permisi. Ini perlu saya ingatkan. Saya tak perlu sebut namanya. Dia keluar masuk ruangan tanpa permisi. Jadi, itu jangan terulang lagi dan saya perlu memberi masukan,” ujar Mangatas Silalahi.

Sebelumnya lagi, anggota DPRD Siantar dari Fraksi PDI Perjuangan, Ferry SP Sinamo sempat menyampaikan intrupsi pada rapat paripurna penyampaian Pengantar Nota P-APBD 2022 tersebut. Masalahnya, soal ketidak hadiran pejabat saat pembahasan anggaran pada komisi maupun badan anggaran beberapa waktu sebelumnya, ada pejabat terkait tidak hadir.

“Untuk itu, kepada Tim Anggaran dari Pemko Siantar harus hadir dalam setiap rapat dengan DPRD. Karena, jadwal pembahasan yang ditentukan sudah hasil kesepakatan antara DPRD dengan Tim Anggaran Pemko,” ujarnya sembari mengatakan bahwa kehadiran pejabat OPD sangat penting pada pembahasan P APBD 2022. Sehingga, tidak terulang seperti masa-masa sebelumnya.

Kemudian, usai rapat paripurna tersebut, Ferry SP Sinamo kepada awak koran ini mengatakan setuju dengan apa yang disampaikan Ketua DPRD Siantar agar pejabat yang tidak hadir saat pembahasan anggaran, anggarannya lebih baik dihapus.

“Ya, secara pribadi saya sangat mendukung apa yang disampaikan ketua. Tujuannya tentu untuk kebaikan bersama. Tapi, kalau ada yang tidak hadir karena sesuatu hal yang sangat krusial dan ketidakhadirannya ada disampaikan kepada DPRD, itu kita pikir perlu dipertimbangkan,” ujarnya.

Sementara, salah seorang pejabat OPD Pemko yang minta tidak disebut namanya mengatakan, apa yang disampaikan ketua DPRD Siantar itu merupakan motivasi dan sebagai pemicu semangat kepada para pimpinan OPD.

“Kalau tanggapan saya, itu hal yang positif. Tujuannya demi kebaikan bersama dan tidak perlu dipermasalahkan,” ujarnya singkat. (In)

Pos terkait